For Meds: Penggunaan Obat Batuk Antitusif, Ekspektoran dan Mukolitik

1. Pengertian umum
Batuk merupakan refleks pengeluaran benda asing atau mukus dari tenggorokan dan jalan napas

2. Mekanisme Batuk
Mekanisme batuk dibagi menjadi empat, yaitu
-Fase Iritasi --> iritasi pada saraf aferen sensorik vagus pada laring, trakea, bronkus. Rangsangan ini dibawa ke pusat batuk di medulla. Setelah itu rangsangan dibawa ke efektor di otot laring, trakea, bronkus, diafragma, dll.
-Fase Inspirasi--> glotis terbuka, inspirasi dalam dan cepat, yang meningkatkan volume paru, yang nantinya akan berefek pada fase ekspirasi yang kuat dan cepat
-Fase Kompresi--> glotis tertutup, tekanan intrathoraks meningkat
-Fase Ekspirasi --> glotis terbuka secara tiba-tiba akibat kontraksi otot ekspirasi, sehingga terjadi pengeluaran udara dan benda asing lainnya dengan cepat.

Image result for mekanisme batuk
sumber gambar : https://yayanakhyar.wordpress.com


3. Obat Batuk
a. Ekspektoran, merupakan agen bronchomucotropic, membantu merangsang ekspulsi sekret maupun eksudat dari saluran napas. Obat ini juga merangsang mukus yang bersifat lebih cair lewat rangsangan nervus vagus ke kelenjar saluran napas sehingga dahak bisa berkurang kekentalannya . 
Contoh :
  • Guaifenesin, bekerja langsung pada traktus gastrointestinal untuk menstimulasi refleks vagal.  dosis 5-20 ml tiap 4 sampai 6 jam

b. Antitusif, merupakan obat yang bekerja secara spesifik menghambat atau supresi pusat batuk serta meningkatkan ambang rangsang. Digunakan untuk batuk yang bersifat kering.
Contoh :
  •  Opioid : Codeine, Hydrocodone, Hydromorphone; mengurangi sensitivitas pada pusat  batuk sentral dan mengurangi sekresi mukosal. Dosis untuk antitusif (10-20 mg) lebih rendah daripada penggunaan untuk analgesik. Efek sampingnya nausea, konstipasi, dan depresi napas.
  • Dekstrometorphan, merupakan derivat non narkotik dari codeine. Memiliki efek analgesik dan adiktif yang lebih kecil daripada codeine. Dosis 5-15 ml (10-30 mg) tiap 6-8 jam pada dewasa. Pada anak dosisnya 1 mg/kgBB/hari dengan dosis terbagi 3-4 x/hari
  • Benzonatate, mengurangi aktivitas pada reseptor batuk perifer dan sentral.
  • Diphenhydramine, mengurangi sensitivitas pusat batuk

c. Mukolitik, merupakan obat yang bekerja sebagai pengencer mukus yang kental sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan.
Contoh :
  • Asetilsistein bekerja dengan memutus ikatan dissulfida sehingga mengurangi viskositas mukus dan sputum
  • Bromheksin
  • Ambroxol






Sumber :
-http://medical.tpub.com/10669-c/css/Expectorants-And-Antitussives-254.htm
-Board Review Series Pharmacology, 6th ed, Gary C. Rosenfeld & David S. Loose.
- Obat-obat Saluran Pernapasan. Poltekkes Kemenkes RI Pangkal Pinang. 2013
https://tintusfar.files.wordpress.com/2013/04/obat-saluran-pernafasan-poltekes-kemenkes-ri.pdf

This content was copied from http://swiperxapp.com/batuk-pilih-obat-ekspektoran-mukolitika-atau-antitusif/
https://tintusfar.files.wordpress.com/2013/04/obat-saluran-pernafasan-poltekes-kemenkes-ri.pdf

This content was copied from http://swiperxapp.com/batuk-pilih-obat-ekspektoran-mukolitika-atau-antitusif/


https://tintusfar.files.wordpress.com/2013/04/obat-saluran-pernafasan-poltekes-kemenkes-ri.pdf

This content was copied from http://swiperxapp.com/batuk-pilih-obat-ekspektoran-mukolitika-atau-antitusif/
https://tintusfar.files.wordpress.com/2013/04/obat-saluran-pernafasan-poltekes-kemenkes-ri.pdf

This content was copied from http://swiperxapp.com/batuk-pilih-obat-ekspektoran-mukolitika-atau-antitusif/
https://tintusfar.files.wordpress.com/2013/04/obat-saluran-pernafasan-poltekes-kemenkes-ri.pdf

This content was copied from http://swiperxapp.com/batuk-pilih-obat-ekspektoran-mukolitika-atau-antitusif/
https://tintusfar.files.wordpress.com/2013/04/obat-saluran-pernafasan-poltekes-kemenkes-ri.pdf

This content was copied from http://swiperxapp.com/batuk-pilih-obat-ekspektoran-mukolitika-atau-antitusif/

Comments

  1. Artikelnya bagus sangat bermanfaat sekali...ada herbal bagus jg lho utk mengobati sakit maag cara alami...bisa langsung cek http://jualprodukgreenworldasli.blogspot.com/

    ReplyDelete
  2. terus kapan kita pakai ekspektoran, mukolitik atau antitusif? mohon jelaskan lebih rinci

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

For Meds : Suara Jantung

Nada Berkelas Rendy Pandugo : Review album "the Journey (2017)"

Reinterpretasi Musik sang Maestro; Review Album Detik Waktu : Perjalanan Karya Cipta Candra Darusman (2018)